Just another free Blogger theme

Sabtu, 17 Juli 2021

 

                                                        Pengantar Kitab Yosua


1.1.            Arti Nama kitab

      Nama Kitab ini adalah Yosua, pertama atau Yehosyua dalam bahasa Ibrani, artinya “Tuhan (THWE) adalah pertolongan”. Nama ini tepat karena memang Yosua memainkan peranan penting dalam kitab ini, dalam kanon perjanjian lama, kitab Yosua adalah kitab yang pertama dari bagian nabi-nabi yang dahulu.[1] Kanon Ibrani menempatkan Yosua pada kitab “Nabi-nabi terdahulu”. Disebut kitab nabi karena sifatnya berubungan dengan pemberitaan hal-hal yang akan terjadi seperti nabi Elia dan Elisa.[2]

1.2.            Latar Belakang Kitab

      Latar belakang sejarah sangatlah penting bagi kitab manapun dalam Alkitab. Demikian pula hanya dengan kitab Yosua yang mengisahkan tentang masuknya Israel ke tanah yang akan mereka diami selama beberapa abad selanjutnya. Tetapi, ada masalah lain mengenai kitab Yosua, yaitu mengenai waktu terjadinya pendudukan tanah Kanaan oleh orang Israel.[3] Peristiwa yang terakhir dalam sejarah yang pertama ini, yakni pembebasan raja Yoyakhim dari tahanan, terjadi pada tahun 561 SM. Oleh karena itu dapat dipastikan bahwa penulisan sejarah yang pertama diselesaikan sesudah tahun tersebut.

1.3.            Penulisan Kitab

      Meskipun tidak dapat dibuktikan, tradisi yahudi sepertinya benar ketika menyatakan bahwa penulisan kitab ini adalah Yosua sendiri. Pasal 24, ayat 26 memberikan pernyataan yang jelas, “Yosua menuliskan semuanya itu dalam kitab secara hukum Allah.” Itu setidaknya mengacu ada tanggung jawab terakhir yosua, dan bukan mengacu pada kitab secara keseluruhan (Yosua18:9). Yosua sebagai pemimpin Israel dan saksi mata dari sebagian besar peristiwa adalah kandidat terbaik untuk menuliskan kitab ini.[4]


1.4.            Strukrur Kitab

       Pembagian

*pasal 1-12: Negeri Kanaan direbut

*pasal 13-21: Pembagian tanah Kanaan kepada suku-suku Israel

*pasal 22-24: Suku Ruben, Gat, dan suku Manasye yang setengah itu kembali                          keseberang sungai Yordan upacara di Sikhem[7]

      Struktur

  *Penugasan kepada Yosua (Yos 1: 1-9)

  *Memasuki tanah Kanaan (Yos 1: 10, 5:12)

  a. persiapan untuk menyeberangi sungai Yordan (Yos 1:10-18)

  b. pengintaian di yerikho (yos 2)

  c. menyeberangi sungai yordan (yos 3: 1-4, 18)

  d. berkemah di Gilgal (yos 4:19,- 5:12)

*Penaklukan tanah Kanaan (yos 5:13, 12:24)

  a. panglima bala-tentara Tuhan (yos 5:13-15)

  b. jatuhnya Yerikho (yos 6)

  c. kota Ai di binasakan (yos 7:1-8, 29)

  d. mezbah digunung Ebal (yos 8:30-35)

  e. penjanjian dengan orang Gibeon (yos 9)

  f. penaklukan bagian selatan (yos 10)

  g. penaklukan bagian utara (yos 11)

  h. ringkasan kisah penaklukan (yos 12)

*Pembagian tanah Kanaan (Yos 13-22)

  a. bagian suku diseberang sungai Yordan (yos 13)

  b. bagian kaleb (yos 14)

  c. bagian Yehuda (yos 15)

  d. bagian Yusuf (yos 16-17)

  e. bagian suku-suku lainya (yos 18-19)

  f. kota-kota perlindungan (yos 20)

  g. kota-kota orang lewi (yos 21:1-42)

  h. penutup dan berangkatnya sungai-sungai diseberang sungai Yordan (Yos 21: 43, 22:9)

  i. mezbah di dirikan oleh suku-suku diseberang sungai Yordan (Yos 22:9-34)

*Hari-hari terakhir Yosua (Yos 23-24)

  a. pidato bersama yosua (yos 23)

  b. pidato kedua yosua  danperjanjian di Sikhem (yos 24:1-28)

  c. penguburan Yosua, tulang-tulang Yusuf dan Eliazar (yos 24: 29-33)[8]


1.5.                        Tema-tema Teologi Kitab Yosua

a.      *   Masuknya rombongan Israel ke W.S. Lasor, Pengantar sebagai fakta bahwa Allah yang setia menepati janji meski ada perang dan pertarungan dalam merebut tanah perjanjian tersebut namun yang menonjol  adalah janji Allah. Tanah Kanaan adalah perwujudan janji bukan hasil dari perjuangan dan perperangan.

b.     * Janji dan Anugrah Allah adalah merupakan dasar kemenangan atas tanah Kanaan. Meski tanah Kanaan adalah anugrah tetapi harus direspon dengan sebuah perjuangan dan perperangan. Anugerah sesungguhnya adalah Energi dalam melakukan pelayanan yang lebih maksimal.

c.       *  Tanah merupakan unsur pokok dalam perjanjian. Tanah dan kekudusan sangat identic sehingga ketika bangsa Israel menyembah allah lain mereka diusir. Ketika Allah telah menjanjikan bahwa Israel harus selamat dan memasuki tanah mereka kembali, dalam konteks ini kita paham mengapa perang harus terjadi, yaitu untuk memusnahkan  dewaKanaan.

d.      * Dunia ini terus berjalan menuju bentuk kehidupan yang baru di dalam Yesus kristus. Kebaruan yang sempurna tidak akan sempurna di dun[ia ini namun keselamatan telah dijanjikan bagi mereka yang percaya dan bagi mereka yang ikut serta dalam pekerjaan Tuhan.[9]



                [1] D.C. Mulder, Kitab Yosua,(Jakarta: Gunung Mulia, 2015), 2.

                [2] Agus Jetron Saragih, Kitab Ilahi, (Medan: Bina Media, 2016), 77.

                [3] W.S Lasor, Pengantar Perjanjian Lama 1, (Jakarta: Gunung Mulia, 2015), 56.

                [4] Bruce Wilkinson Kennetth Boa, TALK Thru The BIBLE, (Gandum Mas, 2017), 18

                [5]  David L. Balker, Mari Mengenal Perjanjian Lama,(Jakarta: Gunung Mulia, 2015), 56.

                [6] Agus Jetron Saragih, Kitab Ilahi, (Medan: Bina Media, 2016), 287.

                [7] J. Blommendaal, Pengantar Perjanjian Lama, (Jakarta:PT BPK Gunung Mulia, 2001), 74

[8] W.S. Lasor, Pengantar Perjanjian 1, (Jakarta:PT BPK Gunung Mulia, 2016), 282

[9]Agus Jetron Saragih, Kitab Ilahi, (Medan:Bina Media, 2016), 82-83


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 comments:

Posting Komentar