Just another free Blogger theme

Sabtu, 17 Juli 2021

 

Nama                          : Boima Hengki Banurea                                                     

Mata Kuliah              : Oikumenika

Dosen                          : Dr. Jan Jahaman Damanik                                 

John R. Mott. 

Pemahaman dan Kiprahnya Dalam Gerakan Oikumenika

I.                   Pendahuluan

            Arti sederhana dari Oikumenika adalah suatu ilmu yang membahas usaha orang-orang Kristen dan yang berbeda antar denominasi untuk menjadi esa. Untuk mewujudkan kesatuan ini dibutuhkan gerakan. Dalam suatu gerakan pasti ada orang-orang yang memberi dirinya untuk mengupayakan hal tersebut, hal yang dianggap perlu untuk diperjuangkan. Berbicara tentang oikumenika akan memperkenalkan kita tentang seorang tokoh yang memiliki peran dalam gerakan oikumenika tersebut yang juga dikenal sebagai bapak oikumenika yaitu John R. Mott. Bagaimana pemahamannya terhadap oikumenika, sehingga menurutnya hal ini sangat dibutuhkan, serta kiprahnya dalam gerakan tersebut?

II.                Pembahasan

2.1.      Oikumenika

            Istilah oikumene tidak terpisahkan dari istilah Gerakan Oikumene. Hal ini diungkapkan oleh Eka Darmaputera bahwa pemahaman oikumene hendaknya memang menjadi suatu gerakan, sebab gerakan berarti menandakan suatu kondisi dinamis dan dalam konteks dunia yang terus berubah.[1] Menurut Chris Hartono, konsep kesatuan gereja di Indonesia dibicarakan dalam terminologi oikumene. Kata ini berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yakni dari kata όικος yang berarti "rumah" dan μενειν yang berarti "mendiami", “menghuni” atau "tinggal", sehingga secara etimologi oikumene berarti mendiami rumah atau menghuni rumah sebagai tempat tinggal bersama.[2] Lebih lanjut Chris Hartono menegaskan: “Dengan demikian maka, gerakan ekumenis berarti gerakan yang bersangkut paut dengan ekumene, atau gerakan yang bertujuan untuk mewujudkan dan menghayati keesaan gereja-gereja. Dengan perkataan lain dapat diungkapkan bahwa gerakan ekumenis adalah usaha gereja-gereja dalam mewujudkan keesaannya di dunia ini.[3] Menurut Pilon, oikumene dapat dipahami sebagai: Gereja-gereja yang bersama-sama bergumul sampai mencapai keesaan Injili dan yang terlihat melalui sikapnya, kegiatannya dan aktifitasnya mau membuktikan keesaan yang asasi ini di dalam dunia dan pada konteks masa kini.[4] Dari pemahaman Gerakan Oikumene yang disampaikan oleh kedua tokoh di atas, nampak bahwa Gerakan Oikumene adalah upaya yang dilakukan oleh gereja-gereja dalam mewujudkan kesatuannya, namun tidak dalam arti sempit hanya berkutat pada persoalan gereja.[5] Tetapi Oikumene adalah suatu sikap iman yang mendorong gereja-gereja untuk berjalan bersama-sama pada satu jalan dan arah yang sama.[6] Perintis Gerakan Oikumene adalah John R. Mott yang merupakan pendiri Badan Misi Dunia.[7]

2.2.       John R. Mott

            John Raleigh Mott (25 Mei 1865-31 Januari 1955) lahir di Livingston Manor, New York, anak ketiga dan putra tunggal diantara empat anak.[8] Ayahnya bernama John Stitt Mott dan ibunya bernama Elmira Dogde. Ayah John Mott bekerja sebagai pedagang kayu dan John Mott biasa membantu ayahnya dalam usaha tersebut.[9] Dalam pemilihan Walikota, ayahnya terpilih sebagai walikota pertama di Postville, Iowa.[10] Pada tahun 1881 Mott belajar pada Upper Iowa University selama 4 tahun. Sekolah ini adalah milik Gereja Metodis sehingga proses belajar-mengajarnya diwarnai oleh kekristenan setelah itu Mott melanjutkan studinya ke Universitas Cornell pada tahun 1885. Di sinilah Mott memulai kegiatan pekabaran Injil.[11]  Mott dikenal juga sebagai tokoh ekumene dunia karena turut berperan dalam pembentukan "Dewan Gereja se-Dunia" (World Church Organization).[12]

            Dia adalah seorang mahasiswa yang antusias sejarah dan literatur di sana dan pemenang hadiah di berdebat dan pidato, Pada saat ia berpikir tentang pekerjaan hidupnya sebagai pilihan antara hukum dan bisnis kayu ayahnya, tetapi ia berubah pikiran setelah mendengar ceramah oleh J. Kynaston Studd pada 14 Januari 1886. Tiga kalimat dalam pidato Studd, katanya, mendorong pelayanan seumur hidupnya untuk menyajikan Kristus kepada para siswa: “apakah engkau mencari hal besar untuk dirimu sendiri? Jangan cari mereka. Carilah dahulu kerajaan Allah”.[13] Pada tahun 1888 ia menyelesaikan studinya di Cornell. Pada waktu dibukanya cabang YMCA (The Young Men’s Christian Association), Mott sudah melibatkan diri dalam organisasi oikumenis ini.[14] Pada musim panas 1886, Mott mewakili YMCA Universitas Cornell pada konferensi Kristen antar denominasi internasional pertama yang pernah diadakan. Pada konferensi itu, yang mengumpulkan 251 orang dari 89 perguruan tinggi dan Universitas, 100 orang termasuk Mott berjanji untuk bekerja dalam misi asing. Dari ini, dua tahun kemudian, melompat gerakan relawan mahasiswa untuk misi luar negeri. Ia lulus pada 1888, anggota Phi Beta Kappa, dengan gelar sarjana dalam bidang filsafat dan sejarah. Ia mulai melayani dua puluh tujuh tahun sebagai Sekretaris Nasional Intercollegiate YMCA dari Amerika Serikat dan Kanada, posisi yang membutuhkan kunjungan ke perguruan tinggi untuk berbicara kepada siswa mengenai kegiatan Kristen. Selama periode ini, dia juga Ketua Komite Eksekutif gerakan sukarelawan siswa untuk misi luar negeri, pejabat ketua konferensi misionaris dunia di Edinburgh pada 1910, Ketua Dewan misionaris internasional. Dengan Karl Fries dari Swedia, ia mengorganisir World's Student Christian Federation (WSCF) di 1895 dan sebagai sekretaris umum pergi pada dua tahun tour dunia, di mana ia mengorganisir gerakan mahasiswa nasional di India, Cina, Jepang, Australia, Selandia Baru, bagian dari Eropa dan Timur laut. Untuk YMCA ia terus kontak internasional sebagai keadaan diperbolehkan dan membantu untuk melakukan pekerjaan bantuan bagi tahanan perang di berbagai negara. Dia telah menolak tawaran Presiden Wilson sebagai Duta besar ke Cina, namun ia bertugas di 1916 sebagai anggota Komisi Meksiko, dan pada 1917 sebagai anggota misi diplomatik khusus ke Rusia. Dr. Mott menikahi Leila ada White dari Wooster, Ohio, pada 1891; mereka memiliki empat anak, dua putra dan dua putri. Dia meninggal di rumahnya di Orlando, Florida, pada usia 89.[15]

2.3.      Pemahaman dan Kiprah John R. Mott Dalam Oikumenika

            Tahun 1886, Mott menjadi Ketua Student Christian Movement di Cornell. Dia bekerja keras untuk menjalankan kegiatan-kegiatan gerakan ini di Cornell. Dari sinilah Mott belajar untuk mengumpulkan mahasiswa dari berbagai denominasi. Dia berkata: "Kita harus awas! Jangan kita menyangka bahwa gereja kita sendiri adalah satu-satunya gereja. Kita harus selalu menghormati semua cabang dari gereja yang Kudus dan am." Setelah konferensi itu bubar, maka dibentuklah Komisi Penerus (Continuation Committee) yang diketuai oleh Mott hingga tahun 1920. Tokoh Mott tidak dapat dilepaskan dari Dewan Pekabaran Injil International (International Missionary Council) yang dibentuk pada 1920. Mott menjadi ketua dewan ini hingga tahun 1942. Selama Perang Dunia I (1914-1918) Mott bersama anggota YMCA melayani pemuda-pemuda yang masuk tentara serta melayani para tawanan perang. Karena pekerjaan pelayanannya selama Perang Dunia I, maka pemerintah Amerika Serikat menghadiahkan kepadanya medali kehormatan.[16]

            John Mott yang terlibat dalam Student Volunteer Movement For Foreign Missions, sebuah organisasi awam untuk pekabaran Injil. Di sana dia memperkembangkan semboyan yang juga sangat menentukan Edinburgh mengenai “the Evangelization of the world in this generation” penginjilan dunia dalam generasi ini.[17] Sebagai pendiri WFCS (Federasi Mahasiswa Kristen Sedunia) sehingga memiliki banyak kunjungan, John Mott dapat mengenal pekerjaan Pekabaran Injil di berbagai tempat.[18]

            Namun, John R. Mott dan rekan-rekannya sadar bahwa karya misi yang efektif membutuhkan kerja sama dan kesatuan gereja dan mungkin kesatuan gereja membutuhkan pekerjaan misi. Gerakan Relawan Mahasiswa yang dipimpin Mott menghasilkan aktivitas misi seperti pusaran angin. Misi tersebut beroperasi melintasi garis-garis denominasi. Pada tahun 1910, International Missionary Conference (Konferensi Pekabaran Injil Internasional), bertemu di Edinburgh untuk merencanakan strategi-strategi bagi penginjilan dunia. Hal ini umumnya dianggap sebagai awal gerakan oikumene. Dengan John R. Mott sebagai penggerak utama, keseribu delegasi tersebut menggerakkan dua organisasi Faith and Order Movement (Gerakan Iman dan Tata Ibadah) “untuk isu-isu doctrinal” dan Life and Work Movement (Gerakan Kehidupan dan Karya) “bagi misi dan pelayanan”. Life and Work Movement bertemu di Stockholm pada tahun 1925 untuk mendiskusikan hubungan kekristenan dengan masyarakat, politik dan ekonomi. Dua tahun kemudian Faith and Order Movement bertemu di Lausanne, mengupayakan tugas sulit dalam merencanakan kesatuan ajaran. Pada tahun 1937, dengan pertemuan secara terpisah di Oxford dan Edinburgh, kedua organisasi ini memilih untuk bergabung. Para pemimpin gereja bertemu di Utrecht, pada tahun 1938, untuk menyusun sebuah konstitusi. Namun, Perang Dunia II mencegah langkah maju gereja-gereja dengan rencananya tersebut. [19]

            Setelah perang usai, bagaimanapun juga ada rasa kesatuan yang lebih besar ketika gereja-gereja di seluruh dunia berupaya memulihkan keadaan. Pertemuan di Amsterdam pada tahun 1948 akhirnya menyatukan kedua badan terdahulu itu menjadi World Council of Churches (WCC) [Dewan Gereja-gereja se-Dunia]. Terdapat 135 badan-badan gereja yang terwakili dari empat puluh negara. Menggambarkan dirinya sebagai "persekutuan gereja-gereja yang menerima Yesus Kristus Tuhan kita sebagai Allah dan Juruselamat", WCC mengajak gereja-gereja bekerja sama, belajar bersama, bersekutu bersama, berbakti bersama, dan bertemu bersama dalam konferensi khusus dari waktu ke waktu. WCC merupakan organisasi dunia yang aktif dan berpengaruh. Kenneth Scott Latourette menyebutnya "badan paling inklusif yang pernah dimiliki agama Kristen". Banyak orang Kristen konservatif menyerang sikap "revolusioner" WCC. Cara-cara baru untuk bekerja sama dan bersatu sebagai orang-orang Kristen sedang ditemukan dan diimplementasikan. Doa Yesus "agar mereka menjadi satu" (Yohanes 17:21) masih harus dijawab sepenuhnya.[20]

            Usaha dari John Mott untuk mengupayakan kesatuan gereja dirintisnya sejak awal, Pada bulan Agustus 1895 di Wettern, ia mendirikan World Student Christian Federation (WSCF). Cita-cita dari didirikannya organisasi ini adalah mengusahakan terciptanya kesetaraan antara sesama, dengan menghilangkan berbagai bentuk diskriminasi yang ada, juga ia memiliki visi dan harapan akan persatuan sebagai tubuh Kristus. Cita-cita WSCF ini tercermin dalam mottonya yang berbunyi “UT OMNES UNUM SINT” atau “Itu semua menjadi satu”. Pada tahun 1948 Mott adalah salah seorang pemenang Hadiah Nobel perdamaian.[21]

            Jumlah karya Mott membuat catatan yang mengesankan: ia menjadi ketua konferensi yang tak terhitung jumlahnya. Di antara penghargaan kehormatan yang diterimanya adalah: dekorasi dari Cina, Cekoslovakia, Finlandia, Perancis, Yunani, Hungaria, Italia, Jepang, Yerusalem, Polandia, Portugal, Siam, Swedia, dan Amerika Serikat; enam gelar kehormatan dari Universitas dari Brown, Edinburgh, Princeton, Toronto, Yale, dan Upper Iowa; dan gelar kehormatan dari Gereja Ortodoks Rusia di Paris.[22] Pada waktu dibentuknya Dewan Gereja-gereja sedunia, di Amsterdam 1948, Mott diangkat sebagai ketua kehormatan. Jabatan ini dipegangnya hingga dia meninggal dunia pada 31 Januari 1955.[23]

2.4.       Kiprah John R. Mott di Indonesia

            Dalam sejarah pergerakan oikumene di Indonesia nama Mott perlu dicatat pula. John Mott mengunjungi Indonesia pada 1926. Di sini dia memberikan rangsangan yang sangat berarti bagi kegiatan Gerakan Mahasiswa Kristen di Hindia-Belanda. Organisasi-organisasi seperti YMCA, kemudian GMKI dan DGI dengan Komisi Pekabaran Injilnya berakar dari pekerjaan John R. Mott. Walaupun John R. Mott hanya tercatat sebagai seorang anggota gereja biasa yang tidak belajar teologi secara formal, akan tetapi dia sangat berjasa bagi gereja di dunia. Dia orang yang selalu optimis dan dinamis. Semboyannya yang terkenal adalah: "Biarlah mereka maju. Tahun-tahun yang terbaik masih di hadapan kita.[24]

            Beliau memberikan perhatian besar kepada Asia dan melakukan beberapa kali kunjungan ke sana untuk menyebarkan paham Oikumene dan menghidupkan aktivitas persekutuan dan pendalaman Alkitab di tengah mahasiswa Kristen Asia. Beliau juga hadir sebagai keynote speaker pada tahun 1933 saat konferensi Pemuda Kristen se-Asia Tenggara yang diadakan di Citeureup, Bogor dengan panitia pelaksana adalah mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Christelijk Studenten Veregning op Java (CSV op Java, cikal bakal GMKI).[25]

            Pada tanggal 22 Agustus 1948 diadakan pembentukan DGD di Amsterdam, yang merupakan penggabungan dari Gerakan Life and Work dan Gerakan Faith and Order. DGD (Dewan Gereja-gereja Sedunia) yang merupakan hasil dari Gerakan Oikumene, memberikan suatu perkembangan yang baru bagi Gerakan Oikumene. Sebagai realisasi di Indonesia, pada tanggal 6-13 Nopember 1949 diadakan konferensi persiapan pembentukan DGI di Jakarta; dan akhirnya pada tanggal 25 Mei 1950 terbentuklah DGI (setelah SR X th. 1984 di Ambon, berubah nama menjadi PGI), yang juga merupakan hasil dari gerakan Oikumene. Dan selanjutnya PGI menjadi motivator utama bagi gerakan Oikumene di Indonesia.[26] Dewan gereja-gereja di Indonesia memiliki dasar keesaan dari Alkitab. Keesaan itu mutlak pada kesaksian dan pelayanan Gereja “supaya mereka semua menjadi satu sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku” (Yoh. 17:21)[27]

III.             Kesimpulan

            John R. Mott tokoh Oikumene yang berperan penting dalam terwujudnya suatu wadah yang mempersatukan Gereja-gereja antar denominasi menjadi esa atau bersatu. Dalam pengalaman hidupnya yang harus menentukan apakah dia akan mengejar pekerjaan duniawi atau menghidupi panggilan Allah. Serta belajar dari pengalaman bagaimana John R Mott melihat perpecahan akibat dari pekabaran Injil sehingga terpanggil untuk mengubah keadaan tersebut. Pilihan untuk menghidupi pangggilan Allah dengan memperjuangkan kesatuan, yang memulai dari mengajari pemuda para mahasiswa (YMCA) dan memberitakan Injil ke penjara-penjara hingga membuat suatu wadah untuk kesatuan tersebut dengan membentuk World Council of Churches (WCC) [Dewan Gereja-gereja se-Dunia]. Peraih Nobel perdamaian dan menjadi ketua DGD serta dia memperhatiakan Asia dan terus berkarya sampai di Indonesia melalui pemuda sehingga di Indonesia juga mulai membentuk GMKI. Pengaruh yang luar biasa di ciptakan untuk menjawab/menghidupi panggilan Tuhan yaitu doa syafaat Yesus "agar mereka menjadi satu" (Yohanes 17:21).

IV.             Daftar Pustaka

A. Kenneth Curtis, J. Stephen Lang, & Randy Petersen, 100 Peristiwa Penting Dalam Sejarah,    Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.

Antone, Hope S., “Introduction” dalam Idem, Living In Oikumene. Hongkong: CCA, 2003.

Darmaputera, Eka, Berbeda Tapi Bersatu: Bacaan Praktis untuk pimpinan dan warga jemaat        mengenai Oikoumene, Jakarta: BPK GM, 1974.

F, Ukur, Cooley, F.L., Jerih dan Juang, Jakarta: BPK, 1979.

Fisher, Galen M., John R. Mott Architect of Cooperation and Unity, New York: Association          Press, 1953.

Goodall, Norman, The Ecumenical Movement, London: Oxford University Press, 1966.

Hartono, Chris, Gerakan Ekumenis di Indonesia, Yogyakarta: PPIP UKDW, 1984.

Hartono, Chris, Pemaknaan Oikoumene: Perkembangan Pemaknaan Oikoumene dalam Tradisi, Jakarta: t, p, 2009.

Jonge, Christiaan De., Menuju Keesaan Gereja, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.

Marantika, Simon, Ekumene Dalam Pembangunan Bangsa-Bangsa, Jakarta: Sinar Harapan,         1983.

Pilon, P.K., Ut Omnes Unum Sint: Oikumenika, Bagian Sejarah, Jakarta: BPK GM, 1973.

Wellem, F. D., Riwayat Hidup Singkat Tokoh-Tokoh Sejarah Gereja, Jakarta: BPK Gunung          Mulia, 1999.

Sumber Internet:

http://id.wikipedia.org/wiki/Federasi_Mahasiswa_Kristen_se-Dunia diakses pada 07 September 2019 pada pukul 08:30 WIB.

http://moseschristiant.blogspot.com/2013/04/john-r-mott-bapak-oikumene-dunia.html diakses pada 5 September 2019, pukul 09:52 WIB.

 



[1] Eka Darmaputera, Berbeda Tapi Bersatu: Bacaan Praktis untuk pimpinan dan warga jemaat mengenai Oikoumene (Jakarta: BPK GM, 1974), 35.

[2] Chris Hartono, Pemaknaan Oikumene: Perkembangan Pemaknaan Oikoumene dalam Tradisi (Yogyakarta: t, p, 2009), 1.

[3] Chris Hartono, Gerakan Ekumenis di Indonesia (Yogyakarta: PPIP UKDW, 1984), 2.

[4] P.K. Pilon, Ut Omnes Unum Sint: Oikumenika, Bagian Sejarah (Jakarta: BPK GM, 1973),13.

[5] Hope S. Antone, “Introduction” Idem, Living In Oikumene (Hongkong: CCA, 2003), 5.

[6] Eka Darmaputera, Berbeda tapi bersatu, 53.

[7] Norman Goodall, The Ecumenical Movement (London: Oxford University Press, 1966), 4.

[8] Galen M. Fisher, John R. Mott Architect of Cooperation and Unity (New York: Association Press, 1953), 367.

[9] F.D. Wellem, Riwayat Hidup Singkat Tokoh-Tokoh dalam Sejarah Gereja (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1987), 187.

[10] Galen M. Fisher, John R. Mott Architect of Cooperation and Unity, 367.

[11] F.D. Wellem, Riwayat Hidup Singkat Tokoh-Tokoh dalam Sejarah Gereja, 187.

[12] A. Kenneth Curtis, dkk, 100 Peristiwa Penting dalam Sejarah Kristen (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003) 161-162.

[13] Galen M. Fisher, John R. Mott Architect of Cooperation and Unity, 367.

[14] F.D. Wellem, Riwayat Hidup Singkat Tokoh-Tokoh dalam Sejarah Gereja, 188.

[15] Galen M. Fisher, John R. Mott Architect of Cooperation and Unity, 367-368.

[16]F.D. Wellem, Riwayat Hidup Singkat Tokoh-Tokoh dalam Sejarah Gereja, 187-189.

[17] Christiaan De Jonge, Menuju Keesaan Gereja (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996), 9.

[18] Simon Marantika, Ekumene Dalam Pembangunan Bangsa-Bangsa (Jakarta: Sinar Harapan, 1983), 25-26.

[19] A. Kenneth Curtis, dkk, 100 Peristiwa Penting dalam Sejarah Kristen, 160-162.

[20] A. Kenneth Curtis, dkk, 100 Peristiwa Penting dalam Sejarah Kristen, 160-162.

[22] Galen M. Fisher, John R. Mott Architect of Cooperation and Unity, 367-368.

[23] F.D. Wellem, Riwayat Hidup Singkat Tokoh-Tokoh dalam Sejarah Gereja, 187-189.

[24] F.D. Wellem, Riwayat Hidup Singkat Tokoh-Tokoh dalam Sejarah Gereja, 187-189.

[26] F. Ukur, F.L. Cooley, Jerih dan Juang (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1979), 571-572.

[27] Simon Marantika, Ekumene Dalam Pembangunan Bangsa-Bangsa, 39.


 

Lagu Kebaktian Anak Sekolah Minggu

 

(Nyanyikanlah nyanyian Baru bagi TUHAN, Menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap Bumi! Mazmur 96:1)

 

1.     Ku Masuki Gerbang-Nya

Ku masuki gerbang-Nya dengan hati bersyukur

Halaman-Nya dengan pujian

Ku tahu hari ini harinya Tuhan

Ku bersuka s’bab Dia girangkanku

 

Reff:

Dia girangkanku .. O .. Dia girangkanku

Ku bersuka s’bab Dia Girangkan ku

Dia girangkanku .. O .. Dia girangkanku

Ku bersuka s’bab Dia Girangkan ku

 

2.     Firman Tuhan

Firman Tuhan ada di hatiku

Ada di hidupku ada di langkahku

Terus bertumbuh sinari hatiku

Berbuah-berbuah 6x  uh...uh...

 

3.     Allah itu Baik

Allah itu baik, sungguh baik bagiku

Di tunjukkan-Nya kasih setia-Nya

Dia menyediakan yang kuperlukan

Menyatakan kebaikan, menyatakan kebaikan

Menyatakan kebaikan-Nya padaku

 

Reff:

Kasih setia-Nya tak pernah berubah

Dulu s’karang dan s’lamanya

Ajaiblah kuasa dalam nama-Nya

Yesusku luar biasa

 

4.     Kasih-Nya Seperti Sungai

Kasih-Nya seperti sungai

Kasih-Nya seperti sungai

Kasih-Nya seperti sungai di hatiku

Mengalir di waktu susah

Mengalir di waktu senang

Kasih-Nya seperti sungai di hatiku

 

 

 

5.     Sungguh ku Bangga Bapa

Sungguh ku bangga Bapa

Punya Allah seperti Engkau

Sungguh ku bangga Yesus

Atas s’gala pengorbananMu

Tak ingin aku hidup lepas dari kasihMu

KasihMu menyelamatkan dan b’riku

Pengharapan

 

Reff:

Kini ku persembahkan apa  yang aku miliki

Memang tiada berarti bila

Dibanding dengan kasihMu

Namun ku ingin memb’ri

Dengan suka cita di hati

Karena ku tahu ini menyenangkan hatiMu

 

6.     Tuhanlah Kekuatan dan Mazmurku

Tuhanlah kekuatan dan Mazmurku

Dia gunung batu dan kes’lamatanku

Hanya padaMu hatiku percaya

Kaulah menara dan kota perlindungan...

 Reff:

Ku mau s’lalu bersyukur, s’bab cintaMu padaku

Takkan pernah berubah hatiku percaya

Walau bumi berguncang , gunung-gunung beranjak, namun kasih setiaMu

Tak pergi dariku

 

7.     Tuhan Yesus Baik

Tiada berkesudahan kasih setiaMu Tuhan

S’lalu baru rahmatMu bagiku

Hari berganti hari, tetap kulihat kasihMu

Tak ‘kan pernah berakhir di hidupku

 

Reff:

Tuhan Yesus Baik, sungguh amat baik

Untuk selama-lamanya Tuhan Yesus baik 2x

 

8.     Kita Bertemu Lagi

Kita bertemu lagi tuk puji Tuhan

Kita bertemu lagi dalam kasih

Sesuatu pasti terjadi untuk kebaikan kita

Kita bertemu lagi tuk puji Tuhan

 

Kita bertemu lagi saling mengasihi

Kita bertemu lagi saling memaafkan

Kita bertem lagi saling menyembuhkan

Puji Dia glory halleluya, Puji Nama-Nya

 

9.     Ku Daki Gunung Yang Tinggi (Buat Gerakan)

Ku daki daki daki daki gunung yang tinggi

Ku turun turun turun turun lembah yang dalam

Ku melintasi padang rumput hijau terbentang

Yesus besertaku

 

Kuterbang terbang terbang terbang luar angkasa

Ku selam selam selam selam dalam samudera

Ku dayung dayung dayung dayung p’rahu di sungai, Yesus besertaku

 

Reff:

Dikanan kau ada, di kiri kau ada

Di atas dan di bawah kau ada

Di suka kau ada di dukaku kau ada

Karna engkau Yesusku

 

10. Ibu Jari (Buat Gerakan)

Ibu jari, jari t’lunjuk, jari tengah yang panjang

Jari manis pakai cincin, jari klingking ku sayang

Satu dua tiga empat lima enam dan tujuh

Lipat tangan tutup mata mari kita berdoa

 

11. Biarpun Gunung-Gunung Beranjak (Buat Gerakan)

Biarpun gunung gunung beranjak

Dan bukit-bukitpun bergoyang

Namun kasih setiaMu tak akan beranjak dariku

 

Reff:

Tak akan beranjak tak akan bergoyang

Tak akan beranjak tak akan bergoyang

Demikianlah Firman Tuhan yang mengasihimu

 

12. Bertemu Dalam Kasih-Nya

Bertemu dalam kasih-Nya

Berkumpul dalam anugerah-Nya

Bersukacita semua di dalam rumah Tuhan

 

O ... o .... saudaraku dan saudari ku

Tuhan cinta dan mengasihimu

Mari bersukacita semua di dalam Rumah Tuhan

 

 

 

13. Kau Temanku, ku temanmu

Kau temanku ku temanmu kita selalu bersama

Seperti mentega dengan roti

Ku akan selalu mendorongmu

Mendorongmu terus maju

Dan bila kau sedih, ku akan memelukmu

Kau temanku ku temanmu kita selalu bersama

Seperti celana lengan baju

 

14. Sejak ku kenal Yesus  (Buat Gerakan)

Sejak ku kenal Yesus, Hidupku berubah

Sejak ku kenal Yesus, sukacitaku penuh

Kar’na dosaku dihapuskan-Nya

Hidupku dibenarkan oleh-Nya

 

Sya la la la la,, terimakasih Tuhan

Sya la la la la,, hidupku dibenarkan

Sya la la la la,, terimakasih Tuhan

Sya la la la la,, tuk kes’lamatan dari Mu

 

15. Jalan serta Yesus

Jalan serta Yesus jalan serta-Nya setiap hari

Jalan serta Yesus, serta Yesus selamanya

Jalan dalam suka jalan dalam duka

Jalan serta-Nya setiap hari

Jalan serta Yesus, serta Yesus selamanya

 

16. Bangkit serukan Nama Yesus

Bangkit serukan Nama Yesus

Maju nyatakan kuasa-Nya

Kita buat iblis gemetar, kalahkan tipu dayanya

Dengan Kuasa Nama-Nya

 

Reff:

Nama Yesus, menara yang kuat

Nama Yesus, kota benteng yang teguh,

Nama Yesus kalahkan semua musuh

Nama Yesus di atas s’galanya

 

17.Dalam Yesus Kita Bersaudara

Dalam Yesus kita bersaudara

Dalam Yesus kita bersaudara

Dalam Yesus kita bersaudara

Sekarang dan selamanya

Dalam Yesus kita bersaudara

 

 

 

Lagu-Lagu Rohani Untuk Pemuda

(Pujilah Tuhan hai Jiwaku, dan jangan lupakan segala kebaikan-Nya! Mzm. 103:2)

 

1.     PertolonganMu

Hatiku tenang berada dekat-mu,
Kaulah jawaban hidupku
Hatiku tenang berada dekat-mu,
Kau yang p’lihara hidupku
Reff :
Pertolongan-mu begitu ajaib
Kau t’lah memikat hatiku
Di saat aku tak sanggup lagi
Di situ tangan-mu bekerja
Pertolongan-mu begitu ajaib
Kau t’lah memikat hatiku
Kini mataku tertuju pada-mu
Kurasakan kasih-mu tuhan

 

2.     Terlalu besar

Telah ku lihat, bukti kasihMu
Kau menderita, gantikanku
Dengan darahMu, Kau s'lamatkan ku
Kini ku hidup menyenangkanMu

Reff : 
Terlalu besar KasihMu Bapa
Pengorbanan yang Kau b'rikan bagiku
Terlalu mahal DarahMu Yesus
Tercurah untuk menebus hidupku

 

3.     Hanya Dekat kasihMu Bapa

Hanya dekat kasihMu Bapa
Jiwaku pun tentram
Engkau menerimaku dengan sepenuhnya

Walau dunia melihat rupa
Namun Kau memandangku
Sampai kedalaman hatiku

 

Reff:

Tuhan inilah yang ku tahu
Kau mengenal hatiku
Jauh melebihi semua yang terdekat sekalipun

Tuhan inilah yang ku mau
Kau menjaga hatiku
Supaya kehidupan memancar senantiasa

Tuhan inilah yang ku tahu

 

4.     Kupercaya JanjiMu

Saat Ku hancur hati
Ku datang padaMu
Kau beri kekuatan dan b'ri penghiburan
Saat tak seorangpun dapat kuandalkan
Kau yang memberi jalan
Kau yang menuntunku

*Saat ku tak mengerti
Dalam hidup ini
Namun firmanMu selalu menerangiku
Engkau yang buatku kuat lewati semua
Engkau pertolonganku
Tempat harapanku

Reff :
Tuhan... kupercaya janjiMu
Dalam hidupku
Kau b'ri kemenangan

Tuhan... kau s'lalu setia
Didalam hidupku
Kau berharga bagiku
Kaulah jaminanku
Dalam hidupku
Back to *
Back to Reff 2x


Kau berharga bagiku
Kaulah jaminanku
Dalam hidupku
Kupercaya Janjimu Ya Tuhan...

 

5.     Satu Satunya Yang Kuandalkan

Engkau Tuhan yg setia,

WaktuMu slalu yang terbaik
Engkau Tuhan sandaranku
Dan ku hanya kan Berharap pada-Mu
Reff:
Satu-satunya yang kuandalkan
Satu-satunya yang kupercaya
Engkau sumber kekuatan,
Sumber pengharapan sumber kedamaian
Satu-satunya yang kuandalkan
Satu-satunya yang kupercaya
Engkau Tuhan memberkati,
Tuhan penyembuhku Tuhan pemulihku

 

6.     Ku Takkan Menyerah

Dalam s'gala perkara
Tuhan punya rencana
Yang lebih besar dari
Semua yang terpikirkan

Apapun yang Kau perbuat
Tak ada maksud jahat
S'bab itu kulakukan
Semua denganMu Tuhan

Reff:

Ku tak akan menyerah pada apapun juga
Sebelum ku coba, semua yang ku bisa
Tetapi kuberserah kepada kehendakMu
Hatiku percaya Tuhan punya rencana.

 

7.     Doa Mengubah Segala Sesuatu

Saat keadaan sek'lilingku
Ada di luar kemampuanku
Kuberdiam diri mencari-Mu
Doa mengubah segala sesuatu

 

Saat kenyataan di depanku mengecewakan perasaanku
Ku menutup mata memandang-Mu
S'bab doa mengubah segala sesuatu

 

Reff:

Doa orang benar bila di doakan
Dengan yakin besar kuasanya
Dan tiap doa yang lahir dari iman
Berkuasa menyelamatkan

 

8.     Tuhan Tak Pernah Janji (Jangan Pernah Menyerah)

Tuhan tak pernah janji, langit selalu biru.
Tetapi Dia berjanji, selalu menyertai.
Tuhan tak pernah janji, jalan selalu rata.
Tetapi Dia berjanji, berikan kekuatan.

Reff:
Jangan pernah menyerah, jangan berputus asa.
Mujizat Tuhan ada, saat hati menyembah.
Jangan pernah menyerah, jangan berputus asa.
Mujizat Tuhan ada, bagi yang setia dan percaya.

 

 

9.     S’gala puji syukur

Sgala puji syukur hanya bagimu Tuhan
Sebab Kau yang layak dipuja
Kami mau bersorak tinggikan namamu
Haleluya

Soraklah Haleluya ( 2x ) Haleluya
Soraklah Haleluya ( 2x ) Haleluya

 

10. Kasih dari sorga

Kasih dari surga memenuhi tempat ini
Kasih dari Bapa surgawi
Kasih dari Yesus mengalir di hatiku
Membuat damai di hidupku

 

Reff:

Mengalir kasih dari tempat tinggi
Mengalir kasih dari tahta Allah Bapa
Mengalir, mengalir, mengalir dan mengalir
Membawa damai di hidupku

 

11.Bapa Engkau Sungguh Baik

Bapa engkau sungguh baik
kasih-Mu melimpah di hidupku
Bapa ku berterima kasih
Berkat-Mu hari ini
Yang kau sediakan bagiku

 

Reff:

Kunaikkan syukurku, buat hari yang Kau b’ri
Tak habis-habisnya kasih dan rahmat-Mu
S’lalu baru dan tak pernah
Terlambat pertolongan-Mu
Besar setia-Mu di s’panjang hidupku

 

12.Hati S’bagai Hamba

Ku tak membawa apapun juga

Saat ku datang ke dunia

Ku tinggal semua pada akhirnya

Saat ku kembali ke surga

 

Reff:
Inilah yang ku punya, hati sebagai hamba

Yang mau taat dan setia padamu Bapa
Kemanapun ku bawa, hati yang menyembah

Dalam roh dan kebenaran sampai selamanya

Bagaimana ku membalas kasihmu

segala yang kupunya itu milikmu,, itu milikmu..

Back to reff...

 

 

 

 

 

13. Kunyanyi Haleluya

Bapa ‘ku datang menyembah-Mu di sini
‘Ku percaya Kau ada bagiku

Tak usah ‘ku takut s’bab Kau sertaku
Tak usah ‘ku bimbang, Kau di dalamku
Tak usah ‘ku cemas, Kau penghiburku
Saat ‘ku lemah, Kau kuatku

 

Reff:

‘Ku nyanyi haleluya
‘ku nyanyi haleluya
Sungguh Kau hebat
Ajaib perkasa Perbuatan-Mu (di hidupku)

 

14. Bila Kurenung Dosaku (bergantian/siapa yang mau)

 Bila kurenung dosaku padamu, Tuhan,
Yang berulang kulakukan dihadapanmu, 


Reff:
Kasih sayangmu perlindunganku.
Di bawah naungan sayapmu damai hatiku.
Kasih sayangmu pengharapanku.
Usapan kasih setiamu s’lalu kurindu.

 

15. Sejauh Timur dari Barat

Sejauh timur dari barat
Engkau membuang dosaku
Tiada Kau ingat lagi perlanggaranku
Jauh kedalam jubir laut

Kau melemparkan dosaku
Tiada Kau perhintungkan kesalahanku

Reff:
Betapa besar kasih, pengampunanmu Tuhan
Tak kau pandang hina hati yang hancur
Ku berterimakasih, kepada-Mu ya Tuhan
Pengampunan yang Kau beri pulihkanku

 

16. Seputih bulu domba

Tak Kau lupakan diriku

Kau ingat ku adalah debu
Tetapi Kau meninggikannya
Di hadapan malaikatmu

Tak Kau hapuskan namaku
Dari kitab kehidupanmu
Kau tak malu mengakuinya, Di hadapan Bapa

Reff:
Kau Allah yang tiada mengingat lagi
Segala kesalahanku yang telah Engkau ampuni
Walau dosaku merah bak kain kesumba
Engkau menjadikanku putih
Seputih bulu domba.

17. Sentuh Hatiku

Betapa kumencintai segala yang t'lah terjadi
Tak pernah sendiri jalani hidup ini

Selalu menyertai

Betapa kumenyadari di dalam hidupku ini
Kau s’lalu memberi rancangan terbaik 
oleh karena kasih

 

Reff :
Bapa, sentuh hatiku
Ubah hidupku menjadi yang baru
Bagai emas yang murni

Kau membentuk bejana hatiku

Bapa, ajarku mengerti
Sebuah kasih yang selalu memberi
Bagai air mengalir yang tiada pernah berhenti

 

18. Kumau Cinta Yesus

Kumau cinta Yesus selamanya
Kumau cinta Yesus selamanya
Meskipun badai silih berganti dalam hidupku
Ku tetap cinta Yesus selamanya


Reff:
Ya Abba Bapa, ini aku anakMu
Layakkanlah seluruh hidupku
Ya Abba Bapa, ini aku anakMu
Pakailah sesuai dengan rencanaMu

 

19. Jadikan Kami Satu

Kami rendahkan diri, dihadapanMu
Membawa hancur hati saat berseru
Agar kami saling melengkapi tubuhMu,
Seperti KAU dan Yesus adalah satu

Reff:
Jadikan kami satu, s’perti kerinduanMu
Agar dunia tahu, bukti nyata dari kasihMu
Sebelum kami pergi memberitakan kasihMu
Mulailah dari kami lebih dulu, jadikan kami satu

 

20. Kami Memuji Kebesaranmu

Kami memuji kebesaran-MU
Ajaib TUHAN, ajaib TUHAN
Kami memuji kebesaran-MU
Ajaib TUHAN, ajaib TUHAN

 

21. Bagi Dia Segala Pujian

Dia Yesus t’lah mati bagiku

Dia Tuhan s’lamatkan jiwaku

Bagi Dia Pujianku

Tak Dapat Kubalas kasih-Nya

 

Dia Angkat ku jadi anak-Nya

B’ri damai di dalam hidupku

Bagi Dia sembahku

Hanya Dia s’galanya bagiku

 

Reff:    

Bagi Dia segala pujian, hormat serta syukur, kekal selamanya

Bagi Dia segala pujian, hormat serta syukur, s’lama-lamanya

 

22. Bagi Tuhan Tak Ada Yang Mustahil

Ku yakin saat Kau berfirman

Ku menang saat Kau bertindak

Hidupku hanya ditentukan oleh perkataanMu

 

Ku aman karna kau menjaga

Ku kuat karna Kau menopang

Hidupku hanya ditentukan oleh kuasa-Mu

 

Reff:

Bagi Tuhan tak ada yang mustahil

Bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin

Muzizat-Nya disediakan bagiku

Ku diangkat dan dipulihkan-Nya

 

23. Bersama Dia (Kala Ku Cari Damai)

Kala ku cari damai, hanya ku dapat dalam Yesus

Kala ku cari ketenangan hanya ku temui di dalam Yesus

Tak satupun dapat menghiburku

Tak seorangpun dapat menolongku

Hanya Yesus jawaban hidupku

 

Reff:    

Bersama Dia hatiku damai

Walau dalam lembah kekelaman

Bersama Dia hatiku tenang

Walau hidup penuh tantangan

Tak satupun dapat menghiburku

Tak seorangpun dapat menolongku

Hanya Yesus jawaban hidupku

 

24. Karya Terbesar

Kasih yang terindah, hati yang mulia

Hanya kutemukan di dalam-Mu Yesusku

Pujian dari hatiku

Selalu di setiap waktuku

Tiada pernah berubah kasihku

 

Reff:

Karya Terbesar dalam hidupku

PengorbananMu yang s’lamatkanku

Engkaulah harta yang tak ternilai

Yang kumiliki dan ku hargai

Yesus Engkau ku kagumi

 

25. Seperti Rusa Yang Haus

Seperti rusa yang haus

Rindu aliran sungaiMu

Hatiku tak tahan menungguMu

 

Bagai tanah gersang

Menanti datangnya hujan

Begitupun jiwaku Tuhan

 

Reff:

Hanya Engkau Pribadi yang mengenal hatiku

Tiada yang tersembunyi dariMu

Seluruh isi hatiku Kau tahu

Dan bawaku ‘tuk lebih dekat lagi padaMu

Tinggal dalam indahnya dekapan kasihMu

 

26. Sungguh Ku Bangga Bapa

Sungguh ku bangga Bapa

Punya Allah seperti engkau

Sunguh ku bangga Yesus

Atas s’gala pengorbananMu

 

Tak ingin aku hidup lepas dari kasihMu

kasihMu menyelamatkan

Dan b’riku pengharapan

 

Reff:

Kini ku persembahkan apa yang aku miliki

Memang tiada berarti bila

Dibanding dengan kasihMu

Namun ku ingin membri

Dengan suka cita di hati

Karna ku tahu ini menyenangkan hatiMu

 

27. Tiap Langkahku

Tiap langkahku, diatur oleh Tuhan

Dan tangan kasihNya memimpinku

Di tengah badai dunia menakutkan

Hatiku tetap tenang teduh

 

Reff:

Tiap langkahku

Kutahu Tuhan yang pimpin

Ke tempat tinggi ku dihantar-Nya

Hingga sekali nanti aku tiba

Di rumah Bapa, sorga yang baka

 

Diwaktu imanku mulai goyah

Dan bila jalanku hampir sesat

Ku pandang Tuhanku penebus dosa

Ku teguh sebab Dia dekat

Back to Reff

           

 

 

28. Kerja Buat Tuhan Selalu Manise

Kerja buat Tuhan selalu manise

Biar tanpa upah selalu manise

 

Reff:

Ayo kerja buat Tuhan

Sungguh senang-senang e

Dipanggil Tuhan selalu manise

Membawa diri keladang-Nya Tuhan

Saudara ikut Tuhan selalu manise

 

29. Jangan Lelah

Jangan lelah bekerja di ladang-Nya Tuhan

Roh Kudus yang b’ri kekuatan

Yang mengajar dan menopang

 

Tiada lelah bekerja bersamaMu Tuhan

Yang selalu mencukupkan

Akan segalanya

 

Reff:

Ratakan tanah bergelombang

Timbunlah tanah yang berlubang

Menjadi siap di bangun di atas dasar iman

Ratakan tanah bergelombang

Timbunlah tanah yang berlubang

Menjadi siap dibangun di atas dasar iman

 

30. Melayani Lebih Sungguh

Melayani-melayani lebih sungguh

Melayani-melayani lebih sungguh

Tuhan lebih dulu melayani kepadaku

Melayani, melayani lebih sungguh

 

Mengasihi-mengasihi lebih sungguh

Mengasihi-mengasihi lebih sungguh

Tuhan lebih dulu mengasihi kepadaku

Mengasihi, mengasihi lebih sungguh

 

31. Betapa Kita Tidak Bersyukur

Betapa kita tidak bersyukur

Bertanah air kaya dan subur

Lautnya luas gunungnya megah

Menghijau padang bukit dan lembah

 

Reff:

Itu semua, berkat karunia

Allah yang Agung Maha Kuasa

Itu semua berkat karunia

Allah yang Agung Maha Kuasa

 

Alangkah Indah pagi merekah

Bermandi cah’ya surya nan cerah

Ditingkah kicau burung tak henti

Bunga pun bangkit harum berseri

Back to reff...

 

32. Hidupmu Berharga Bagi Allah

Hidupmu berharga bagi Allah

Tiada yang tak berkenan di hadapanNya

Dia ciptakan kau s’turut gambar-Nya

Sungguh terlalu indah kau bagi Dia

Dia berikan kasih-Nya bagi kita

Dia t’lah relakan segala-galanya

Dia disalib ‘tuk tebus dosa kita

Karna hidupmu sangatlah berharga

 

Reff:

Buluh yang terkulai Tak kan dipatahkan-Nya

Dia ‘kan jadikan indah sungguh lebih berharga

Sumbu yang t’lah pudar tak ‘kan dipadamkan-Nya

Dia ‘kan jadikan terang untuk kemuliaan-Nya

 

33. Allah Peduli

Banyak perkara yang tak dapat ku mengerti

Mengapakah harus terjadi di dalam kehidupan ini

Satu perkara yang ku simpan dalam hati

Tiada satu pun yang terjadi tanpa Allah peduli

 

Reff:

Allah mengerti, Allah peduli

Segala persoalan yang kita hadapi

Tak akan pernah di biarkan-Nya

Ku bergumul sendiri

S’bab Allah peduli

 

34. In Moment Like This

In moment like this, I sing out a song

I sing out a love song to Jesus

In moment like this, I lift up my hands

I lift up my hands to the Lord

Singing I Love You Lord

Singing I Love You Lord

Singing I Love You Lord, I Love You....